Cerita Terpendam Dari Sang Perempuan Yang Paling Disalah-Artikan Sepanjang Sejarah Secrets of Mary Magdalene menghadirkan pengungkapan misteri seorang wanita kontroversial yang perannya telah disalah-artikan oleh pihak-pihak yang punya kepentingan tertentu selama lebih dari dua ribu tahun. Pembahasan dalam buku ini mencakup pengumpulan essai, wawancara, tulisan, dan karya seni dari beberapa mae…
F. F. Bruce examines seventy of the hard sayings of Jesus to clear away the cultural and historical difficulties which keep us from grappling with the real challenge of Jesus' message. Evident in each chapter is Bruce's keen evangelical scholarship and pastoral insight.
This illustrated volume details the most important events in Jesus' life-the last 24 hrs. Why did the Romans arrest Jesus? How did the earliest Christians interpret his Passion? Where was Jesus buried? Find the answers to these and other key questions here.
Ketika Tuhan Yesus disalib, bukan caci maki atau kutukan yang keluar dari mulut-Nya, melainkan ada 7 perkataan yang Yesus ucapkan kala itu dan perkataan-Nya telah mempengaruhi banyak orang. Dari bibir-Nya mengalir karunia, kasih, pengampunan dan doa syafaat yang disertai dengan pengorbanan diri-Nya. Doa manis apakah yang sudah Dia ucapkan? Dan apakah arti dari doa-Nya tersebut? Buku ini patut k…
Kain kafan berbicara tentang Yesus, wafat, dan cintanya kepada manusia dan kepada setiap orang. Siapa yang memandang kain kafan tidak bisa tidak merenungkan dosa-dosanya sendiri yang menyebabkan banyak penderitaan; tetapi hal itu tidak mampu memadamkan kasihnya.
Buku kecil ini memuat sepuluh karangan theologis-alkitabiah tentang manusia (sesama manusia), kemanusiaan, keadilan, pembebasan, pengharapan dan pokok-pokok lain yang banyak kita bicarakan pada waktu-waktu yang akhir ini.
Many of the Nag Hammadi writings are considered 'heretical' and therefore not valid sources for traditions about the founder, jesus. Majella Franzmann, however, shows that it is a mistake to believe that Christianity was a homogenous entity from the first and that the only valid traditions about the founder are preserved by those early Christians who became the dominant, mainstream group.
Buku ini disajikan sebagai kelanjutan rangkaian ulasan yang dihimpun dalam Dag-Dig-Dug ... Byaar!. Kalangan pembaca yang dituju bukan hanya rekan-rekan pelayan sabda melainkan siapa saja yang tertarik mendalami Kabar Gembira.
Reinventing Jesus membedah retorika yang melontarkan ekstrem untuk menunjukan bahwa Kekristenanyang berlandaskan sejarah benar-benar dapat dipercaya. Dengan menyuguhkan kajian ilmiah yang seksama tetapi tetap enak dibaca, buku ini mengajak kalangan pembaca umum untuk menyimak bukti-bukti primer dari asal-usul Kekristenan.
Jesus Who is he?