Buku ini menguraikan tentang gereja-gereja tertua yang pernah didirikan di Batavia/Jakarta bersama dengan latar belakann umat yang bersangkutan. Buku ini juga membahas Riwayat umat kristen yang berkaitan dengan gedung-gedung ibadat yang masih pernah berdiri di ibukota pada abad ke-19. Tetapi gereja-ini sudah tidak ada lagi melainkan lukisan kuno untuk menggambarkan tentang gedung-gedung tersebut.
The literature of the subject is immense and grows almost daily, much of the material being hidden away in not very easily accessible periodicals.
This volume will not only serve as an introduction for the beginner but also as a solid foundation for those who will carry on their studies in order to master the language of the prophets.
Pluralisme dan Demokrasi: Kumpulan Karangan Seminar Agama-Agama XII/1992
Isi buku ini merupakan kumpulan dari berbagai karangan dalam berbagai pertemuan oleh berbagai penulis yang berasal dari berbagai bangsa. Buku ini tidak saja sangat bermanfaat untuk dipelajari oleh orang yang mencintai perdamaian dan keadilan, tetapi juga (buku seperti ini) sangat langka kita temui.
Buku yang sekarang anda baca adalah salah satu hasil mula dari program tersebut. Tentu saja respons anda sangat diharapkan untuk lebih menunjang usaha kita mencapai tujuan tersebut di atas. Usaha itu sangat memerlukan partisipasi anda. Buku-buku lain dari program ini akan menyusul dan anda boleh menantikannya.
Dalam buku ini, Mr. Van Randwijck tidaklah menyajikan sebuah sejarah zending, apalagi sebuah sejarah gereja-gereja di Indonesia. Yang menjadi pokok pembahasan ialah sejarah kebijaksanaan zending, itupun bukan kebijaksanaan keseluruhan badan zending yang pada masa 1897-1942 bekerja di Indonesia, melainkan sekelompok badan yang memakai nama "Samenwerkende Zendingscorporaties" dan yang secara sing…
Revitalisasi Gerakan EKUMENE di Indonesia
Buku yang berada dalam tangan Anda sangat berharga sebagai hasil penelitian yang kritis dan sekaligus menantang mengenai perkembangan teologi Kristen Protestan selama zaman Orde Baru. Sampai penerbitan studi Dr. Julianus Mojau ini, kita hanya punya ikhtisar-ikhtisar singkat tentang perkembangan itu selama dasawarsa-dasawarsa 1970-1990-an tersebut, di samping studi-studi tentang masa sebelumnya.
Buku ini menghimpun pemikir dan penulis kristiani. Alangkah baiknya kalau untuk selanjutnya juga memperkembangkan gerakan, studi, dan refleksi yang mengikutsertakan saudara-saudari beriman lainnya.