Explores the results of recent archaeological finds which provide information on events in the Old and New Testaments.
The purpose of this volume is to provide Bible readers with a concise, accurate, and readable bioghrapical account of every person named in the Bible
Buku ini tidak hanya memberikan ulasan naratif tentang pribadi Simon, tetapi juga menyajikan pergulatannya sebagai murid. Simon yang keras (kepala) adalah perwujudan dari kita semua yang sering tidak mau rendah hati dan merasa bisa dengan kekuatan sendiri Penyangkalan Simon bukanlah akhir, melainkan menjadi awal kesadarannya sebagai manusia yang selalu membutuhkan rahmat.
Setiap benda yang terdapat dalam Alkitab dilukiskan secara nyata, baik bentuknya maupun penggunaannya. Dalam kata dan gambar benda-benda tersebut dilukiskan dalam buku ini, misalnya: Tongkat Harun, Tabut Allah, benda-benda untuk ibadah, Kabah Salomo dan lain sebagainya yang dapat memberi pengertian lebih baik tentang Alkitab bagi pembaca.
In this lucid and scholarly guide to the sites in and around Jerusalem that can be legitimately linked to Jesus, John Wilkinson provides not only the details of where events took place, but also analyzes the reason for their occurence, drawing on research that combines a first hand knowledge of archeological discoveries with an interpretation of the Gospels and other sources.
Confronting the range of current scholarly interpretations seriously and dispassionately, Dever rejects both the revisionists who characterize biblical literature as "pious propaganda" and the conservatives who are afraid to even question its factuality. Attempting to break through this impasse, Dever draws on thirty years of archaeological fieldwork in the Near East, amassing a wide range of h…
Setiap nama pribadi yang kita temukan dalam Alkitab selalu mempunyai arti, baik itu merupakan nama dewa-dewa Romawi dan Yunani seperti dalam P.B. maupun nama itu diambil dari nama tumbuh-tumbuhan dan binatang seperti yang diberikan oleh orang Israel kepada anak-anaknya ataupun dalam nama-nama itu tersimpul pengakuan tentang Tuhan, seperti pada nama-nama yang di dalamnya ada El, Ya, Yo, dan Ye. …
Penyusunan buku ini dimaksudka sebagai upaya memberi pengantar latar belakang, isi, sifat sastra dan berita masing-masing kitab dalam Perjanjian Lama, namun tidak pula dimaksudkan sebagai pengganti Alkitab itu sendiri. Para penulis percaya sepenuhnya akan pengilhaman dan otoritas Alkitab dan menjunjung tinggi Alkitab sebagai kitab suci.
Kita hidup dalam masa transformasi sosial dan kegelisahan yang luar biasa. Setiap hari gambaran tentang peperangan, kemiskinan, bencana alam, dan terorisme disorotkan ke ruang-ruang tengah kita.
Pasal ini juga memberi perhatian kepada aspek-aspek politik internasional waktu itu dan dan pemberitaan beberapa nabi dari masa itu. Kondisi Yehuda yang sendirian setelah kejatuhan Samaria menjadi pokok pembahasan dari pasal enam.