"This is a very inviting book for anyone wanting to learn about the Septuagint, not only those for whom this is a first introduction but also those who know their way in this area."
Today's secularists too often have very little accurate knowledge about religion, and even less desire to learn. This is problematic insofar as their sense of self is constructed in opposition to religion. Above all, the secularist is not a Jew, is not a Christian, not a Muslim, and so on.
Targum and Testament Revisited is a new edition of a text first published in 1972, now revised in light of the intervening research and discussions in the field. Martin McNamara provides a lengthy introduction to detail such developments over the last fifty years.
Di seluruh dunia sampai akhir tahun 1993, Alkitab -- bail lengkap atau bagian-bagiannya -- telah diterjemahkan ke dalam 2062 bahasa (terdiri atas 337 Alkitab, 799 Perjanjian Baru, 962 bagian Alkitab minisatu kitab dari Alkitab). Sedangkan di Indonesia, menurut catatan Lembaga Alkitab Indonesia, sampai bulan September tahun 1994, Alkitab mauoun bagian-bagiannya telah diterjemahkan ke dalam 135 b…
Alkitab Perjanjian Lama (PL) yang diwarisi oleh orang-orang Kristen dari orang-orang Yahudi merupakan kitab yang sangat kaya dengan berbagai tema yang berhubungan dengan kehidupan beriman. Kekayaan tersebut sering kali tidak disadari oleh orang beriman sendiri.
Buku ini merupakan sebuah karya spektakuler pada akhir abad 20 dan awal abad 21 di bidang teologi dari seorang Brueggemann. Segar, menyeluruh dan menggugah! Inilah kesan terdalam bila membaca buku ini. Dalam buku ini kita menemukan teologi Perjanjian Lama yang paling lengkap dan paling penting yang muncul dari latar belakang Amerika pada abad ini.
Selama berkecimpung di bidang studi perjanjian Lama (hingga kini lebih dari 30 tahun), saya merindukan adanya sebuah buku ajar yang lengkap, meliputi semua kitab dalam Perjanjian Lama, memuaskan baik dari segi Sejarah, sastra, teologis, dan ekumenis dalam arti non-sektarian. Pernyataan Tanggungjawab Jan Christian Gertz, Angelika Berlejung, Konrad Schmid, Markus Witte
Kurangnya pengertian dan pemahaman tentang Perjanjian Lama menjadikan nilai-nilai kebenaran di dalamnya dianggap sebagai cerita, dan tidak relevan apabila diaplikasikan kepada umat pada masa sekarang. Padahal Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tidak dapat dipisahkan, dan sangat penting untuk dimengerti.
Membaca Perjanjian Lama tidak selalu mudah. Ada kalanya kita tidak menyukai apa yang kita temukan. Buku ini membantu kita untuk mengerti ucapan-ucapan yang sulit dalam Perjanjian Lama, serta memberikan jalan keluar yang memuaskan bagi masalah-masalah yang rumit tersebut.