Yesus, adalah pribadi yang unik. Dia memiliki visi, aksi, dan orientasi yang berbeda dengan orang-orang sezaman-Nya. Dalam diri-Nya, perpaduan antara segala sesuatu yang paling luhur yang membuat manusia menjadi besar, mencapai puncaknya, yaitu kebesaran hati, kerendahan hati, kekuatan jiwa, kesucian, persatuan dengan Allah, perhatian dengan kaum miskin dan sengsara, persahabatan yang mendalam …
Buku ini pantas untuk dibaca oleh setiap individu Kristen yang secara pribadi mencari jawab untuk salah satu pertanyaan iman yang paling esensial dalam hidupnya. Saya percaya buku ini akan menjadi salah satu sumbangan penting untuk keKristenan di Indonesia.” (Pdt. Dr. Yakub Susabda – Rektor/ Ketua STTRII)
Buku ini lahir dari pergulatan pribadi yang sungguh-sungguh muncul dari hati: ini orang macam apa sih kok bisa-bisanya sejak 2000 tahun menjadi pusat pergunjingan. Pewartaan pengikutnya ditentang oleh orang-orang Yahudi yang selama ribuan tahun begitu akrab dengan Hukum Taurat. Pewartaan pengikutnya itu juga mendapat tentangan dari orang-orang Islam ratusan tahun kemudian, tetapi toh pewartaan …
Seperti biasanya, saya mengandalkan para sahabat. Sebagian dari mereka telah bermurah hati untuk membaca draf-draf awal karya ini dan memberikan sejumlah komentar: Harold Fickett, Philip Yancey, Anthony LeDonne, Paul Guillxson, Mark Labberton, Fred Prudek, dan Michael Griffin. Mereka semua memberikan komentar yang berharga.
Sang Pemimpin Sejati berlutut dan membungkukkan badan-Nya untuk melayani murid-murid-Nya dengan menuangkan air untuk membasuh kaki-kaki yang penuh debu. Tak ada yang menyangka Tuan menjadi Hamba. Yang terbesar dan tertinggi menjadi yang terkecil dan terendah. Inilah sikap kepemimpinan yang melayani—konsep yang dijunjung tinggi dalam buku ini. Buku ini menghidangkan hikmat Allah di meja pembel…
Kepemimpinan tidak berasal dari jabatan sesorang, kepemimpinan bukan pula soal kepribadian atau karisma. Bukan pula soal kekuasaan dari seorang bertangan besi. Kepemimpinan sejati berasal dari sumber yang jauh lebih dalam lagi yaitu karakter.
Buku ini disusun ke dalam 6 bagian. Bagian Pertama menjelaskan aspek dasar dari kepemimpinan yang melayani. Bagian Kedua menyoroti beberapa pandangan berbeda dari pemimpin yang melayani. Bagian Ketiga berfokus pada apa yang telah dipelajari orang-orang dari tingkat personal dari mengamati kepemimpinan yang melayani di dalam tindakan nyata. Bagian Keempat berisi orang-orang yang diidentifikasi s…
Buku ini ditulis untuk orang-orang Kristen awam dengan bahasa popular dan format non akademis [tanpa catatan kaki]. Mengawali buku ini, Bock dan Wallace mencantumkan kilasan pandangan dari sejumlah sarjana yang selanjutnya pandangan-pandangan mereka dikategorikan ke dalam dua istilah kunci: “Kristenitas” dan “Yesusanitas”.
Buku ini mengantarkan para pembaca untuk lebih memahami perumpamaan-perumpamaan yang dikisahkan oleh Tuhan Yesus. Tak ada yang lebih memikat bila suatu cerita disampaikan dengan baik. Salah satu kekuatan Yesus adalah kemampuan-Nya untuk memanfaatkan cerita, khususnya cerita-cerita yang dikenal sebagai perumpamaan.
Buku ini dirancang untuk digunakan secara berkelompok ataupun secara pribadi sepanjang tahun khususnya selama masa-masa menjelang paskah. Setiap bab memusatkan perhatian pada berbagai perkataan Yesus tentang AKULAH... seperti Akulah Roti Hidup Akulah Gembala Yang Baik; Akulah Pintu; Akulah Pokok Anggur Yang Benar; Engkau berkata Aku ini Raja; Akulah Kebangkitan dan Hidup dan Akulah Alfa dan Omega.