Buku yang berada dalam tangan Anda sangat berharga sebagai hasil penelitian yang kritis dan sekaligus menantang mengenai perkembangan teologi Kristen Protestan selama zaman Orde Baru. Sampai penerbitan studi Dr. Julianus Mojau ini, kita hanya punya ikhtisar-ikhtisar singkat tentang perkembangan itu selama dasawarsa-dasawarsa 1970-1990-an tersebut, di samping studi-studi tentang masa sebelumnya.
Buku ini menghimpun pemikir dan penulis kristiani. Alangkah baiknya kalau untuk selanjutnya juga memperkembangkan gerakan, studi, dan refleksi yang mengikutsertakan saudara-saudari beriman lainnya.
Dalam buku ini, elah selama ini terkesan dihilangkan dalam budaya patriarkal, feminisme mengangkat suaranya dalam permasalahan politik yang dihadapi bangsa Indonesia : menawarkan harapan pelepasan perempuan dari "konstruksi nasib buruk" yang menimpa mereka. Sebuah harapan yang berusaha dipenuhi dalam sejarah gerakan feminisme di dunia untuk menciptakan perdamaian.
Buku ini akan mengajarkan kepada Anda bagaimana menerapkan kisi-kisi wawasan dunia untuk melewati labirin ide-ide dan ideologi-ideologi yang membingungkan yang kita jumpai di dunia postmodern. Tujuan dari kajian-kajian wawasan dunia tidak lain adalah membebaskan Kekristenan dari tawanan budaya, melepaskan kekuatannya untuk mentransformasi dunia.
Dr. Hendrik Kraemer pernah berkata tentang buku ini: "Tujuan utama dari buku ini adalah hendak menginterpretasikan sifat khas dari Kebudayaan Ba rat yang dinamis dan dampaknya yang eksplosif bagi dunia, khususnya dalam tahapan revolusi tehnik mutakhir masa kini, yang telah menimbulkan krisis; krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi semua agama, termasuk agama Kristen... Sesungguhnya bu…
Buku ini adalah upaya menguraikan teologi yang hidup dalam Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), sejak Injil tumbuh 115 tahun lalu di tanah Simalungun. Baru kali inilah ada upaya menguraikan apa itu "TEOLOGIS GKPS".
buku ini adalah pengendapan pemikiran-pemikiran Dr. T.B. Simatupang, yang sebagai orang Kristen selam bertahun-tahun menggumuli tempat, sumbangan dan partisipasi orang-orang Kristen dan Gereja Kristen Indonesia di bumi Pancasila.
Buku Ekklesiologi ini menjelaskan tentang gereja, dan pasti memberi peringatan yang baik dan jelas kepada para pembaca. Saya berharap umat Kristus yang membaca buku yang baik ini, dapat mengerti tentang gereja dengan saksama djanjuga dapat dipakai Tuhan untuk membesarkan Kerajaan Allah.
Buku ini menggugah kesadaran diri kita atas budaya Asia yang kita miliki sebagai sarana kita untuk berteologi.
Buku ini merupakan disertai yang disusun oleh penulis untuk memperoleh gelar doktor dalam bidang Ilmu Teologi pada Sekolah Tinggi Teologi Jakarta pada tahun 1995. Untuk kepentingan umum, penulis telah menghilangkan hal-hal yang bersifat teknis-teoritis.