Selama berkecimpung di bidang studi perjanjian Lama (hingga kini lebih dari 30 tahun), saya merindukan adanya sebuah buku ajar yang lengkap, meliputi semua kitab dalam Perjanjian Lama, memuaskan baik dari segi Sejarah, sastra, teologis, dan ekumenis dalam arti non-sektarian. Pernyataan Tanggungjawab Jan Christian Gertz, Angelika Berlejung, Konrad Schmid, Markus Witte
Kurangnya pengertian dan pemahaman tentang Perjanjian Lama menjadikan nilai-nilai kebenaran di dalamnya dianggap sebagai cerita, dan tidak relevan apabila diaplikasikan kepada umat pada masa sekarang. Padahal Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru tidak dapat dipisahkan, dan sangat penting untuk dimengerti.
Membaca Perjanjian Lama tidak selalu mudah. Ada kalanya kita tidak menyukai apa yang kita temukan. Buku ini membantu kita untuk mengerti ucapan-ucapan yang sulit dalam Perjanjian Lama, serta memberikan jalan keluar yang memuaskan bagi masalah-masalah yang rumit tersebut.
Explores the results of recent archaeological finds which provide information on events in the Old and New Testaments.
The purpose of this volume is to provide Bible readers with a concise, accurate, and readable bioghrapical account of every person named in the Bible
Buku ini tidak hanya memberikan ulasan naratif tentang pribadi Simon, tetapi juga menyajikan pergulatannya sebagai murid. Simon yang keras (kepala) adalah perwujudan dari kita semua yang sering tidak mau rendah hati dan merasa bisa dengan kekuatan sendiri Penyangkalan Simon bukanlah akhir, melainkan menjadi awal kesadarannya sebagai manusia yang selalu membutuhkan rahmat.
Setiap benda yang terdapat dalam Alkitab dilukiskan secara nyata, baik bentuknya maupun penggunaannya. Dalam kata dan gambar benda-benda tersebut dilukiskan dalam buku ini, misalnya: Tongkat Harun, Tabut Allah, benda-benda untuk ibadah, Kabah Salomo dan lain sebagainya yang dapat memberi pengertian lebih baik tentang Alkitab bagi pembaca.
In this lucid and scholarly guide to the sites in and around Jerusalem that can be legitimately linked to Jesus, John Wilkinson provides not only the details of where events took place, but also analyzes the reason for their occurence, drawing on research that combines a first hand knowledge of archeological discoveries with an interpretation of the Gospels and other sources.
Confronting the range of current scholarly interpretations seriously and dispassionately, Dever rejects both the revisionists who characterize biblical literature as "pious propaganda" and the conservatives who are afraid to even question its factuality. Attempting to break through this impasse, Dever draws on thirty years of archaeological fieldwork in the Near East, amassing a wide range of h…