sistematis dan luar biasa terangnya buku ini menguraikan bagaimana perkembangan dogma-dogma dalam periode-periode sejarah Gereja, sejak abad pertama hingga kini, Usaha ini merupakan penjelajahan dan diskusi terbentuknya dogma-dogma dan doktrin-doktrin itu, satu per satu, yang telah ditetapkan dan diperdebatkan di sepanjang abad-abad yang lalu, dalam usaha Gereja memproklamasikan pesan Yesus Kri…
It is the second century. Everyone who knew Jesus is now dead. Christianity has begun to spread, but there are serious threats to its survival. Christianity at the Crossroads examines the crucial issues that faced the second-century Church - a period often neglected or overlooked in other studies.
Hampir semua uraian mengenai Gereja selalu tertarik kepada pembicaraan mengenai tempat dan fungsi kaum pelayan yang ditahbiskan, sedang kaum awam sebagai bagian pelengkap dari Gereja selalu lenyap dari perhatian. Begitulah kata Dr Kraemer dalam bukunya ini.
Tidak ada yang lebih urgen bagi gereja dan pendeta pada masa kini selain memikirkan ulang posisi teologi mereka dan teologi seperti apa yang mereka ajarkan kepada jemaatnya.
Di tengah krisis ekonomi yang mengglobal dan kehidupan dunia yang semakin materialistik, dan berorientasi pada prestasi mengahsilkan manusia-manusia modern yang sibuk, target-target, serta berorientasi pada uang sebagai ukuran keberhasilan. Dunia selalu meminta lebih dan lebih banyak lagi.
Kesepuluh cabang Teologi Sistematika yang dilukiskan dalam buku ini bertumbuh dari batang Teologi Patristika dan berakar dalam humus Kitab Suci.
Ambang Pintu Teologi adalah pengantar bagi semua orang yang ingin memperdalam pengetahuan mengenai ilmu Teologi. Para pakar teologi yang menulis buku ini secara sistematis dan ilmiah membahas tentang masing-masing bidang studi Teologi.
Buku Dasar Yang Teguh sangat bermanfaat baik bagi para pendeta maupun bagi kaum awam dan buku ini dipakai sebagai buku pelajaran dasar di sekolah-sekolah Alkitab.
Buku ini mencoba meretas jalan menelusuri sejarah perkembangan pemikirian teologi hingga kini, khususnya dalam konteks pendidikan teologi di Indonesia. Kemudian juga berupaya menyusun kembali tumpukan "batu bata" ilmu yang turut membangun, memperkaya, dan memperkokoh konstruksi bangunan teologi. Pada gilirannya teologi menampilkan wajah keilmuannya bukan lagi secara rigid dan tunggal, melainkan…
Korban dan Pendamaian merupakan mata kuliah lintas bidang ilmu teologi, yang diperlukan dalam berteologi kontekstual di Indonesia, yang seringkali mewarisi fragmentasi berteologi dari dunia Barat. Di samping mata kuliah yang mewakili bidang-bidang teologi, mahasiswa perlu juga diberikan mata kuliah yang bersifat inte-gral.