Buku ini terbit untuk memberikan pencerahan tentang aneka persoalan dan pergumulan dalam tubuh GMI. Perihal masalah organisasi, disiplin, dan sistem pemerintahan GMI mendominasi pembahasan yang sekarang agak lebih mendapat perhatian para pendeta dan aktivis warga GMI.
Buku ini memaparkan dan menganalisis kompleksitas serta keunikan karakter Gereja Methodist Indonesia (GMI), yang sejak awal berupaya memadukan dua budaya yang cukup berbeda di Sumatra Utara, yaitu budaya Batak dan budaya Tionghoa. Sebuah buku yang membuka wawasan kita untuk melihat pengaruh sosial, politik, budaya (konteks) terhadap karakter GMI.
Firman Hidup 64