Dalam buku ini penulis membahas Injil lintas budaya masa kini yang selama ini telah terhilangkan jalan yang jelas akibat perubahan sosial.
Dalam tiga puluh tahun terakhir sikap Gereja terhadap pernan Sabda Allah berubah secara mencolok. Sabda Allah telah menjadi santapan harian, pegang iman, harap dan cinta, sumber doa dan ibadat, sumber dan jiwa seluruh proses berteologi.
Dalam tiga puluh tahun terakhir sikap Gereja terhadap pernan Sabda Allah berubah secara mencolok. Sabda Allah telah menjadi santapan harian, pegang iman, harap dan cinta, sumber doa dan ibadat, sumber dan jiwa seluruh proses berteologi.