Buku ini merupakan penggabungan dari buku yang sudah terbit sebelumnya, yaitu Telogi Perjanjian Lama 2, 3, dan 4. Di dalamnya dibahas pokok-pokok utama keagamaan Israel kuno. Pembahasannya meliputi hak dan tanggung jawab Israel atas Tanah yang Dijanjikan, kedudukan Sion atau Yerusalem, serta pesan-pesan kenabian dari para nabi Israel.
Melalui buku ini Christoph Barth dan Marie-Claire Barth mengangkat segi-segi penting seputar teologi Perjanjian Lama. Setelah beberapa tahun berselang, dengan mempertimbangkan isu-isu yang berkembang dalam abad ini, Marie-Claire Barth merevisi buku ini dan menyuguhkannya kepada kita dengan harapan agar: ...........umat Kristen memiliki petunjuk untuk persoalan yang tetap relevan, misalnya hak …