Penekanan utama dalam kajian ini adalah upaya „menemukan“ (ent-decken: menyingkap apa yang tersembunyi) secara kritis, baik itu elemen-elemen yang terdapat di dalam ritus dan kearifan lokal, maupun di dalam ajaran, tradisi dan praksis gerejawi. Hasil temuan ini digunakan dalam proses merancang bangun serta pembaharuan teologi dan praksis kontekstual.
On funeral rites in Sumba Island and Kabupaten Mamasa, Indonesia from Christian theology.