Dalam buku ini, dua orang ahli paling diakui dalam Yesus sejarah membahas hasil riset paling akhir dan menuliskannya bagi pembaca awam. Bersama-sama, Craig A. Evans dan N. T Wright (Tom) menyampaikan drama yang memukau dan makna yang menggetarkan tentang hari-hari terakhir Yesus di bumi.
Buku ini disajikan dengan mempergunakan metode hermeneutik, yang historis-kritis, baik di dalam penafsiran maupun teologinya.
This synthesis of recent research by Protestant and Catholic theologians presents what is known about the actual life of Jesus and the apocalyptic time in which he lived and traces the progress of the Church's interpretation of his life and work.
Buku ini menampilkan wajah Yesus di tengah-tengah jalan, kebenaran dan terang orang-orang Asia juga di tengah-tengah kemiskinan, agama-agama dan pluralitas Asia.
"Messiah" is one of the most contested terms in Christian reflection, with many people reading the concept back into early Old Testament texts. In The One Who Is to Come Joseph Fitzmyer contradicts that misreading, carefully tracing the emergence of messianism in Judaism to a much later date -- the second century B.C.
Seperti kita ketahui, isi pokok Perjanjian Lama pun adalah nubuat akan kedatangan seorang Raja-Mesias, yang oleh umat Allah dalam Perjanjian lama diyakini sebagai bagian besar dari kredo seluruh bangsa Israel Kuno. Oleh umat Kristen, nubuat itu diyakini telah digenapi pada Yesus Kristus.
Dalam buku ini memusatkan diri pada wilayah yang sangat sempit dalam Kitab Suci, yakni empat bab dari semua Perjanjian Baru; masing-masing dua bab dari dua Injil (Matius 1-2 dan Lukas 1-2).
This volume contains the first two series of the Saint John Chrysostom Lectures given in the fall of 1979 and 1980, respectively.
Buku ini sangat menekankan juga hal doa, Roh Allah, peranan wanita dalam pelayanan Yesus dan pengampunan dosa oleh Allah.
Anda bisa menyebutnya Yesus atau Isa. Anda berhak menggelarinya Messiah, Kristus atau al-Masih. Anda bebas untuk meyakininya diangkat ke langit maupun disalib. Itu terserah anda. Yang jelas, putra Sang perawan ini benar-benar "luar biasa" karena menjadi "sengketa abadi" yang diperebutkan oleh dua agama besar. Ia diperebutkan bukan karena benturan cinta dan benci, namun karena ia muara cinta yan…