Pada masa kini, penginjilan modern telah menyampaikan konsep Injil hanya dengan menggunakan pendekatan kasih karunia Allah dan janji kebahagiaan setelah menerima Kristus sebagai juru selamat. Hasil dari penginjilan seperti ini seolah-olah menyatakan jika menerima Kristus sebagai juru selamat hidup akan semakin baik.
This book is not only an interesting historical study and analysis of the religious situation in Argentina, but a call to serious reflection about the future. There may be other points of view besides those included in this analysis, but those presented here should surely be taken seriously.
This book is one of twenty titles to be published by the British Publisher Guild during the year 1946. Perhaps at first glance, twenty titles seem a lot.
SERMONS volume IX: Memorial Library Vol. 9
Baik jalur manapun, semuanya bisa membuka hati orang, sehingga dalam hati prang timbul rasa damba akan injil, dalam diri orang timbul perasaan akan dosa, juga timbul rasa perlu akan Allah. Dengan demikian membawa orang beroleh selamat
In the mid-twentieth century there were high hopes for the Ecumenical Movement and the unity of the church. In more recent days, however, each church appears to once again be emphasizing the profile of its own tradition. The movement continues to be celebrated, but there is little cooperation.
Pada akhir buku ini dilampirkan set pertanyaan yang kami gunakan, dan mungkin berguna pula sebagai penuntun studi Anda, entah dalam studi kelompok atau dalam studi pribadi. Sebaiknya di usahakan dulu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu berdasarkan teks Alkitab saja.
Buku ini ditulis dengan latarbelakang pengalaman penulis sendiri. Dalam percakapan sehari-hari penulis menemukan hampir tidak pernah terdengar orang mengaitkan ibadah (hari) Minggu secara khusus dengan pelayanan soisal, walaupun banyak orang mengatakan bahwa pelayanan sosial adalah ibadah.
Buku ini akan memperkaya kita dengan jawaban dan pemahaman yang lebih alkitabiah. Penulis memberikan pemahaman yang penting soal praktik peribadahan, khususnya pada ranah struktur liturgis, relasi antara Alkitab dan liturgi, dan beberapa pengertian secara antropologis.
Buku ini bukan menyebut arti nama-nama saja; dikatakan juga di mana tiap-tiap nama terdapat di dalam Alkitab, dan sedikit bahan diberi tentang riwayat hidup orangnya. Pada nama orang-orang, yang mengarang sebagian dari Alkitab, ditambahkan ringkasan karangannya.